Weekend Di Pantai Eps 2 – Pantai Clungup Keindahan Yang Tersembunyi

7 comments

Setelah puas berbasah-basah di Pantai Goa Cina, aku dan mas Adi Latief melanjutkan perjalanan ke Pantai Clungup. Lokasi pantai ini terletak sekitar 500 meter dari Goa Cina dan tersembunyi di balik bukit. Itu pun harus ditempuh dengan berjalan kaki. Inilah penyebab mengapa banyak yang tahu keberadaan nya. Silakan cek peta nya untuk mengetahui lokasi pastinya.

 

Me At Pantai Clungup

 

 

500 Meter Jalan Kaki = Setengah Jam

Setelah menanyai penduduk sekitar tentang lokasi Pantai Clungup, kami dianjurkan menelusuri pinggiran pantai Goa Cina. Menembus hutan. Melewati pematang sawah-sawah yang sepi. Duh! Jalanan benar-benar sangat sepi. Makanya aku sarankan kalian jangan pernah pergi sendirian di area ini.

 

Menuju Pantai Clungup

 

Harus berusaha menebak saat beberapa kali menemui jalan bercabang. Mengandalkan insting sambil berusaha menguping suara laut yang semakin kencang terdengar. Berhubung belum tahu seberapa jauh lokasi tujuan, kami berusaha menahan diri untuk tidak mampir-mampir ke spot-spot menarik yang kami temui di sekitar jalan.

 

Jauhnyaaaa....

 

Setelah setengah jam lebih bermandi peluh, kami akhirnya menemukan pantai tersebut. Namun ada bukit yang harus kami lalui terlebih dahulu. Menaiki bukit tidak terlalu sulit karena tidak terlalu menanjak. Justru malah saat turun yang agak susah. Apalagi bebatuan yang dijadikan tangga/ pijakan sederhana sudah rusak.

 

Akhirnya tiba di Pantai Clungup

 

Tangga Turun Tidak Ada

 

 

Pantai Clungup Walau Cakep Tapi Sepi Pengunjung

 

Ombak Pantai Clungup

 

Layaknya Pantai Goa Cina sebelumnya, pantai ini memiliki ombak ganas khas Samudera Hindia yang cukup berbahaya. Kendati begitu, keindahan terpancar jelas pada warna Air laut yang sebiru langit cerah dan buih-buih ombak memutih layaknya soda.

 

Akhirnya Sampai Juga

 

Tepi pantai untuk berjalan cukup sempit dari ujung ke ujung. Ombak nakal terus menerus menyapu keseluruhan pasir pantai. Untungnya ini masih siang sehingga air masih surut. Kemungkinan jika malam hari, air pasang akan menenggelamkan seluruh pesisir pantai.

 

Tepi Pantai Clungup

 

This beach is awesome and lonely

 

Saat kami tiba di sini, tidak ada satu pun pengunjung selain aku dan Mas Adi. Lokasi pantai clungup yang tersembunyi dan sulit diakses menjadi salah satu faktornya. Efeknya pantai ini sangat bersih dari sampah.

 

Berjalan di tepi pantai

 

Lagi-Lagi (Tidak) Jadi Renang

 

Aku sebenarnya ingin sekali berenang. Namun Mas Adi melarang. Ombak di sini cukup berbahaya. Jika sampai terjadi sesuatu, kami tidak tahu akan minta tolong kepada siapa. Apalagi Di Pantai ini tidak ada sinyal internet sama sekali. Makin bahaya tuh.

 

Help....

 

Kendati begitu, tetap saja kami mencoba bersenang-senang sedikit. Walau tidak harus mandi dan berenang. Kami nekat bermain-main dengan semburan ombak. Lucu deh hasilnya. Hahaha.

 

Ombak nya Ganas

 

Byurrrrrr

 

I'm tired

 

Puas bermain air, aku dan mas Adi lanjut mengabadikan suasana pantai dengan memoto dan merekam suasana seluruh sisi pantai Clungup yang indah ini. Di sini iseng-iseng aku mencoba membuat VLOG (Video Blogging) dengan kamera smartphone ku. silakan saksikan aksi ku pada video di bawah ini. Malu-maluin banget.

 

 

Satu jam berlalu,mulai berdatangan lah pengunjung lain. Mereka terdiri dari 3 pasang remaja wanita dan pria. Kasian sekali mereka, soalnya sempat tersesat di jalan menuju kemari.

 

Saat itu pula, Aku dan Mas Adi memutuskan untuk segera kembali ke area Goa Cina. Udah puas kok. Perjalanan pulang dimulai dengan memanjat bukit yang tadi kami lewati. Sangat curam. Aku sampai ngos-ngos an setelah berhasil sampai di puncak. Mas Adi ngakak ngeliat stamina ku terkuras cuman dengan memanjat seperti itu aja.

 

A Trace Of Us

 

Wes Puas! Saatnya Balik

 

Menusuri jalan pulang jadi agak lebih mudah. Kami sudah tahu jalan yang harus ditempuh. Panas terik dan sinar mentari menyengat kulit tangan dan wajah ku yang sempat tersiram air laut saat di Pantai Clungup tadi. Perih banget euy.

 

Panorama Bukit

 

Beberapa menit perjalanan, kami berpapasan dengan sebuah danau yang dikelilingi sawah-sawah. Lokasi danau sekitar 50 meter dari pinggir jalan tempat kami berdiri. Dari jauh, Danau tersebut tampak sangat tenang dan indah sekali saat merefleksikan bayangan bukit-bukit di sekitar. Di tengah danau ada rumah dangau tempat seorang petani sedang istirahat siang. Kami ingin sekali ke situ dan menambah koleksi foto.

 

kayaknya Danau ini Cakep Deh

 

Sayangnya, kami tidak berhasil menemukan jalan untuk mendekati danau. Pinggiran sawah yang kami jejaki justru membawa kami ke arah buntu. Jengkel dan capek karena berputar-putar, akhirnya kami memilih untuk melanjutkan perjalanan pulang. Mau tak mau harus berpuas diri dengan hasil foto seperti di atas.

 

 

Lunch Bentar Sebelum Melanjutkan Perjalanan

 

Setelah kembali ke area Pantai Goa Cina. Mas Adi ngajak makan siang di salah satu warung. Harus hati-hati nih dalam memilih tempat makan di area wisata seperti ini. Pilihlah warung yang harga barang jualannya sudah tertera di papan menu.

 

Udahan dulu, Saatnya Lunch

 

Mas Adi makan Pecel plus ayam goreng sedang aku makan mie goreng dan nasi. Untuk minum, biasalah… Extra Joss. Minuman ini cukup menyegarkan tubuh dan mengembalikan stamina dan mood untuk melanjutkan perjalanan. Sambil rehat di warung yang teduh ini, kamu mereview semua foto dan video di masing-masing kamera. Aku juga sambil nyobain kaca mata pantai Mas Adi. Enak. Adem. Walau gelap.

 

Xtra Josss

 

Setelah istirahat siang, kami langsung berjalan ke tempat parkir untuk melanjutkan perjalanan. Tujuan berikutnya adalah Pantai Bajulmati yang kebetulan lokasi nya dekat, 3 km dari Goa Cina. Ulasannya akan aku bahas nanti pada Episode ke-3 dan terakhir dari artikel Weekend di Pantai ini.

 

 


 

Demikian cerita perjalanan kami ke Pantai Clunguk. Bagi kalian yang tertarik ke sini, pastikan tidak sendirian. Siapkan stamina untuk berjalan kaki 500 meter. Juga jangan mencoba untuk berenang karena ombak nya cukup berbahaya. (Bang Ganteng)

 

Powered by WP Review

7 Comments on “Weekend Di Pantai Eps 2 – Pantai Clungup Keindahan Yang Tersembunyi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *