Review Fear The Walking Dead Season 2 Episode 2 – We All Fall Down

No comments exist

Di Episode ke dua ini, efek Zombie Apocalypse makin terasa pada keluarga Madison. Mereka menyaksikan di depan mata mereka Tragedi yang terjadi pada sebuah keluarga yang mereka temui kali ini. Sudah lama mereka tidak berinteraksi dengan orang luar, ya. Daniel Salazar (Rubén Blades) terus mengawasi Victor Strand (Colman Domingo) dan mulai bisa menguak sisi misterius Strand. Wow, kakek satu ini memang Fan Favorit.

Oke, berikut rekap episode kali ini. Spoiler Alert!
image

Untuk bersembunyi dari kejaran kapal misterius yang terus memburu mereka, Madison cs memutuskan untuk berlabuh di sebuah dermaga terdekat. Daniel dan Puteri nya, Olifia (Mercedes Mason), menunggu di kapal untuk mengawasi gerak-gerik Strand. Sedangkan Travis Manawa (Cliff Curtis), Madison Clark (Kim Dickens), Alicia Clark (Alycia Debnam-Carey ), Chris Manawa (Lorenzo James Henrie ) dan Nick Clark (Frank Dillane) mendatangi rumah yang ada di dekat dermaga, yang ternyata merupakan kediaman seorang Ranger, semacam Polisi pengawas, bernama George beserta isteri dan ketiga anaknya.
image
George memberi tahu mereka bahwa semua kota besar di pesisir barat, termasuk San Diego, telah dibumi hanguskan oleh pihak militer. Saat berdiskusi dengan Travis, George percaya bahwa wabah mayat hidup ini adalah cara alam membasmi manusia. Tentu saja hal ini membuat Travis gelisah.

Esok paginya, Travis dan keluarga nya membantu keluarga George mengerjakan tugas harian. Chris membantu Seth menghabisi Walker yang muncul di pantai dan nyangkut di pagar pengaman. Travis membantu George menambah pagar kawat. Alicia… Yah cewek ini masih tetap aja galau dan corat-coret ga penting di dinding rumah.
image

Isteri George diam-diam meminta Madison untuk membawa serta anak-anak mereka. Karena dia percaya, bahwa bersama Madison, anak-anak nya lebih punya kesempatan untuk hidup lebih lama ketimbang tinggal di rumah mereka yang pertahanan nya semakin melemah. Madison menceritakan ini kepada Travis. Awalnya Travis ragu, namun setelah Nick memberi tahu mereka bahwa dia menemukan obat mematikan di ruang baca George, mereka yakin bahwa George berencana bunuh diri bersama keluarganya…

Sementara itu, Daniel berhasil membuka peti berangkas Strand dan menemukan Sub-Machine Gun dan sebuah peta yang menampilkan tujuan Strand sesungguhnya : MEXICO!

Travis dan Madison berusaha membawa kedua anak termuda-nya George, tapi semuanya terlambat saat puteri George ditemukan tewas karena iseng memakan pil bunuh diri yang dia temukan. George dan isterinya shock. Mendadak si anak kembali bangkit sebagai mayat hidup dan menggigit ibunya. George berubah pikiran dan menyuruh Madison untuk membawa putera-nya sedangkan dia tetap tinggal untuk mengurus mayat hidup puteri dan istrinya.

Tentu saja Strand menolak ada penumpang baru apalagi berupa anak kecil. Madison tidak mau tahu dan siap melawan Strand. Mendadak anak tertua George, Seth, datang mengambil adiknya sambil menodongkan senapan ke Madison cs. Madison berusaha mengajak serta Seth dan memberi tahu bahwa sudah tidak ada yang tersisa di rumahnya. Seth menolak dan dia akan tetap tinggal hidup dan mati bersama keluarga nya.
image

Begitu kapal Abigail berlayar, Madison cs menyaksikan Seth membunuh ibu nya yang sudah menjadi mayat hidup. Sebelumnya, dia meminta adiknya untuk berbalik dan melambaikan tangan, selamat tinggal ke Madison cs sehingga adiknya tidak melihat mayat ibunya dihabisi oleh Seth.
image

Hik..hik…sedih dan tragis banget…

Review :
Bang Ganteng suka sekali dengan episode kali ini. Semuanya intense banget karena penasaran terhadap misteri keluarga George. Biasalah, belajar dari yang terjadi di episode-episode The Walking Dead, tidak ada yang tampak baik-baik di luar itu tidak memendam rahasia yang menakutkan. Toh ini kan serial horor ehm Thriller.

Moment saat Chris meluapkan amarahnya dengan membacok mayat hidup di pagar tepi pantai, Terasa banget amarahnya. Efektif mengingat dia telah kehilangan orang yang dicintainya. Travis sendiri merasa kaget dengan perubahan sikap putera kandung nya tersebut.
image

Daniel Salazar, walau tetap bad-ass seperti biasanya, tampak terpukul melihat nasib Seth yang harus membunuh mayat hidup ibunya. Dari awal kita memang sudah ditunjukkan bahwa Daniel akan melakukan apa pun untuk melindungi isteri dan anak-nya. Bahkan mengkhianati keluarga Madison dan Strand sekali pun.

Sudut pandang George mengenai wabah mayat hidup merupakan upaya alam untuk melenyapkan umat manusia tampaknya memang benar. Mengingat bahkan 5 tahun kemudian di The Walking Dead, tidak ada satu vaksin pun muncul untuk menyembuhkannya dan umat manusia semakin berkurang populasi nya.

Cukup segini dulu ulasan Fear The Walking Dead. Mohon maaf jika ada salah kata. Sampai ketemu di ulasan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *