Mudik 2016 Eps 1 – Jalan-jalan Di Sidoarjo Sekalian Shopping

No comments exist

Walau lebaran 2016 telah berlalu, ada beberapa kisah yang ingin sekali kuceritakan. Kisah yang sebaiknya abadikan di website ini. Kisah-kisah itu akan aku bagi menjadi beberapa episode. Episode pertama akan aku mulai dengan ceritaku sedang jalan-jalan di Sidoarjo. 1 hari aku habiskan di kota ini untuk shopping sekaligus menikmati momen ramadhan akhir 2016.

 

Berangkat Ke Kota Sidoarjo Dengan Modal Hemat

TV ditinggal

 

Sabtu, 2 Juli 2016, aku telah selesai beres-beres kamar. Barang bawaan pun sudah selesai aku kemasi. Diluar dugaan, barang bawaanku ternyata cukup banyak sehingga 1 tas tidak cukup. Namun aku tetap bersikeras untuk tidak membawa Traveling Bag. Ribet karena kegedean.

 

Semua dikumpul di satu tempat

 

Jam 9 pagi aku tinggalkan kost an. Sempat pamitan sama ibu & bapak kost. Dengan susah payah, aku berjalan kaki ke Terminal Bis Arjosari. Lokasi nya tidak jauh, cuma 30 meter karena ada gang tembus di sebelah tempat ku nge kost.

 

Kebetulan sudah ada Bus yang sedang ngetem tujuan Surabaya. Langsung naik. Tidak sampai 15 menit, bis sudah mulai berangkat.

 

 

Sesuai judul, tujuan utama ku hari ini adalah ke kota Sidoarjo dulu. Aku ingin bertemu teman sekaligus membelikan oleh-oleh buat abang sepupuku yang cerewet banget! Dia minta dibeliin sepatu kets terkenal merk Vans! Kemarin aku tidak sempat beli di Kota Malang karena sibuk closing akhir bulan di kantor. Mana sepatu yang dia minta itu susah sekali dicari versi aslinya.

 

Untungnya ada teman ku yang tinggal di Sidoarjo dan mau saja nemanin aku shopping. Namanya Ikhsan. Kebetulan aku mudik ke Pangkalan Bun dengan naik pesawat pada hari minggu pagi. Sudah gitu, Bandara Juanda kan adanya di Sidoarjo. Hehehehe. Jadi aku bisa puas-puasin 1 hari ini jalan-jalan di Sidoarjo. Sesuai instruksi dari Ikhsan, aku turun dari bis di Jalan Arteri Gempol. Harga tiket bus nya jadi murah banget, cuman Rp 10,000! Wow…

 

Arteri Gempol

 

Semenjak 2015, jika mudik, aku lebih memilih naik kendaraan umum ketimbang order travel. Biayanya jauh lebih murah walau masih harus naik Bis Damri menuju bandara. Tapi jauh lebih nyaman dan tidak terburu-buru.

 

Arteri Gempol

 

Jalan-Jalan Di Sidoarjo Diantarin Temen

 

Setelah 10 menit menunggu, Ikhsan datang dan memboncengku naik sepeda motor. Kami  menyusuri jalan menuju rumahnya di daerah Jabon. Dia memintaku agar maklum karena di daerahnya banyak sekali orang makan dengan bebas kendati di bulan Ramadhan. Aku sih udah biasa, San.

 

Sesampai di rumahnya, aku bersalaman dengan ibunya. Adiknya Ikhsan kebetulan sedang pergi. Ibu Ikhsan ternyata membuka praktik menjahit di rumahnya. Ikhsan menyarankan ku untuk memotong celana panjang yang baru aku beli minggu lalu, menggunakan jasa ibunya saja. Aku setuju dan Alhamdulillah selesai cepat. Dan G.R.A.T.I.S!

 

Selesai sholat Dzuhur, aku ingin langsung ingin pergi ke hotel yang telah aku booking. Lokasinya dekat daerah bandara Juanda. Melihat bawaanku yang menumpuk, Ikhsan menyarankan untuk membeli Traveling Bag saja. Setelah dipikir-pikir lagi, ada benarnya juga. Apalagi Bag ku yang lama sudah rusak dan tidak layak dibawa berpergian.

 

Ikhsan membawa ku ke Pasar Wisata Tangulangin yang lokasi nya cukup dekat dari rumahnya. Di situ aku memilih Bag yang cocok. Aku cari yang besar dan kuat. Pilihanku jatuh pada Traveling Bag berwarna hitam dengan corak garis-garis merah. Setelah membayar, aku tumpukkan semua barang bawaanku ke dalamnya.

 

 

Nyoba Nginap di Hotel Airy Room

 

Kami melanjutkan perjalanan ke hotel. Hotel yang aku booking adalah Hotel Airy Room Syariah. Lokasinya dekat Bandara Juanda. Harganya pun murah. Hotel ini juga menawarkan antar gratis ke bandara. Apalagi aku dapat diskon menggunakan app Trvaloka.

 

Jalanan Sidoarjo

 

Perjalanan yang cukup jauh. Beberapa kali terjebak macet pulak. Nyasar lagi. Alhamdulillah sebelum jam 2 kami sudah sampai. Hotel nya cukup kecil. Sebelumnya bernama Hotel Walan Syariah. Kamar nya sedang. AC, listrik dan TV berfungsi baik. Ranjang dan lantai bersih. Kamar mandi dan WC jadi satu. Air panas tersedia. Komplit deh. Sayang sekali aku tidak sempat memoto hotel ini. Tapi iklan youtube di bawah ini cukup mewakili pengalamanku di hotel ini.

 

 

Kami beristirahat sebentar. Sambil cerita-cerita tentang kehidupan masing-masing. Kami dulu pernah sama-sama kuliah di kampus yang sama. Dia adik kelas ku. Namun kami lulus di tahun yang sama karena dia hanya menempuh program 1 tahun. Setelah itu lama tak berkirim kabar, akhirnya kami ketemu lagi di facebook.

 

Melihat Langsung Suasana Kampung Ramadhan Di Alun-Alun Sidoarjo

 

Masuk alun-alun Sidoarjo

 

Jam 4 sore kami cabut dari hotel dan melanjutkan jalan-jalan di Sidoarjo ini. Tujuan pertama adalah menghabiskan sore Ramadhan (istilah ngetop nya Ngabuburit) di Alun-alun Sidoarjo. Karena di situ sedang diadakan Kampung Ramadhan.

 

Banyak Yang Jualan

 

Festival ini diisi dengan Pasar Ramadhan (biasalah…) dengan aneka makanan unik dan khas. Sebenarnya aku ingin menjajal semuanya,  tapi harus berhemat.

 

Makanan nya unik-unik

 

Selain makanan, juga ada jualan lain. Seperti pakaian, jam tangan, kerajinan dll. Yang ini sih ga menarik bagi ku.

 

Jualan Baju Mandarin nih

 

Yang menarik itu, di Alun-alun ini sedang diadakan lomba ber sholawat dalam formasi group yang berjudul Festival Sholawat Al Banjari. Kebetulan hari ini adalah seleksi terakhir. Namun sayangnya, final baru dilakukan besok. Gak bisa nonton deh.

 

Lomba Sholawat Al Banjari

 

Ternyata salah satu juri acara ini adalah saudara nya Ikhsan. Tapi kami ga bisa menyapa karena dia di meja juri dan ga sopan jika mengganggu.

 

Penampilan para peserta cukup memukau. Memang ini bukan ajang lomba nyanyi pop, makanya penonton pun tidak banyak. Tapi tetap saja lantunan suara mereka yang merdu dan menyanyikan puja dan puji kepada Allah membuat suasana Kampung Ramadhan jadi terasa banget sejuknya.

 

 

Setelah acara ini ditutup jam 5 sore, aku dan ikhsan berkeliling Alun-alun, ada beberapa remaja penggemar otomotif mini yang berkumpul bersama komunitas nya.

 

Lelah dan Lapar

 

Sekumpulan Pemuda Bermain Mobil Mini (?)

 

Menjelang buka puasa, kami memesan mie goreng kepada salah satu stand mie instan yang ada di situ. Mie nya disajikan di dalam mangkuk dari stereofoam. Wah. Ya sudahlah. Setelah Ikhsan datang membawa es jeruk 2 gelas, kumandang adzan Maghrib berbunyi. Kami pun berbuka puasa. Dan dilanjutkan dengan sholat magrib di Masjid Agung Sidoarjo depan Alun-alun.

 

Nunggu waktu berbuka

 

 

Shopping Di Mall Giant Sun City

 

Akhirnya kami meninggalkan Alun-alun Sidoarjo. Kali ini kami ke Mall Giant Sun City. Kata Ikhsan disini barang apa pun lengkap. Dan memang harus aku akui, Mall ini cukup besar. Bahkan untuk parkir sepeda motor pun harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan spot kosong.

 

 

Awalnya aku mencari sepatu merk Vans. Namun karena tidak ada, abang sepupuku minta dibelikan baju taqwa saja. Setelah dapat, aku juga membeli 2 baju lagi untuk ku dan untuk pesanan sepupuku yang lain. Begitu, kami masuk semakin ke dalam, ternyata ada toko sepatu yang menjual sepatu merk Vans Asli. Ah sudahlah. Paling juga abang sepupu ku ga akan bayarin.

 

Tidak ada yang menarik di mall ini. Eits, Sebenarnya banyak. Tapi aku sedang tidak mood karena kecapekan dan kelaparan. Pengennya berhenti, duduk dan makan di salah satu food court stand yang ada di situ. Tapi Ikhsan menyarankan kami makan di luar saja karena di mall ini pasti mahal.

 

Balik ke Alun-alun Sidoarjo

 

Dengan sedikit perjuangan yang melelahkan, kami berhasil keluar dari Mall. Kami kembali ke Alun-alun Sidoarjo dan memilih makan sate ayam saja. Selama menunggu, Ikhsan asyik membaca chapter terbaru dari Manga Tokyo Ghoul Re. Aku sendiri sibuk memesan 1 gelas Extra Joss. Setelah makanan tiba, kami makan sate dengan lahap. Sesekali sambil ngobrol nyantai. Pokoknya kami buat berlama-lama. Buat apalah terburu-buru. Toh udah lama tidak bertemu.

 

Junior & Senior

 

Jalan-Jalan Di Sidoarjo Kelar, Saatnya Lanjutkan Mudik

 

Jam 10 malam, aku balik ke hotel diantar Ikhsan. Dia pamit untuk langsung pulang. Makasih banyak ya Dek. Beruntung nya punya teman baik seperti kamu. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikanmu.

 

Ikhsan

 

Di dalam kamar aku berusaha membackup semua foto jalan-jalan di Sidoarjo ku ke Google Photos dan Dropbox. Sambil nge charge Hp. Sambil merapikan tumpukan barang ke dalam 1 bagasi. Ini agar subuh nanti aku tidak kerepotan.

 

Rencananya aku akan ikut penerbangan jam 6 pagi tgl 3 Juli 2016, hari minggu. Mobil pengantar dari hotel rencananya akan mengantarku setelah sholat Subuh. Untuk detail nya akan aku ceritakan di post Mudik Episode 2 ya. (Bang Ganteng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *